Minggu, 27 September 2015

KAMU

Aku hanya melihat fotomu di layar handphoneku
Yang ku lihat sebuah senyuman
Senyuman yang menyimpan kehangatan
Ku pandang terus menerus
Membuatku terpesona

Di foto itu kau memeluk sebuah gitar listrik
Pertanda bahwa kau seorang musisi
Terlihat jemarimu yang cantik
Menambah pesonamu dimataku

Tak lupa saat kau memainkannya untukku
Sungguh benar-benar untukku
Dan kemudian hari kau bernyanyi untukku
Diiringi musik piano kesukaanku
Melodi yang kau bawakan sungguh sangat mempesonaku

Semakin mengejar hari kau pun berkata padaku
kau akan menemuiku
kau berjanji padaku
Bahkan kau menuliskan sebait puisi untukiu
membuatku tersipu

Namun disisi lain
aku ragu akan ucapanmu
aku tak yakin pada pertemuan itu
karena kau sangat jauh bagiku
bahkan antar benua melewati samudera
ragu akan ketulusanmu

Dan aku tak mampu membalas
dan aku berulang kali melakukan hal yang sama
terus menerus melukai
dan hanya mampu ucapkan "maaf"
kemudian diiringi "terima kasih"