Senin, 03 November 2014

moment 2014

Saling mengejar di bawah langit senja..
Apa kau masih mengingat hari itu?
Saat tangan kita saling menggenggam
Tak bisa kukatakan betapa senangnya aku saat itu..
Aku selalu bertanya-tanya dalam hati tentang bagaimana perasaanmu?
Mungkinkah kau merasakan hal yg sama?

Bersama melintasi waktu..
Seperti sebuah bayangan..
Aku mengikuti setiap langkah kakimu
Sedikit demi sedikit,kau terlihat semakin jauh
Aku pun menyadari satu hal
Meski tepat berada di depanku...
Kau bukanlah sesuatu yg mudah utk ku raih
Sama halnya seperti bintang dilangit
Yg selalu kulihat namun tak mampu ku gapai

Masih dimusim yang sama
Kau memberitahuku sebuah lagu tentang "cinta"
Entah kau mengingatnya atau tidak
Kita pernah menyanyikannya bersama
Namun melody yg indah itu,kini terdengar menyedihkan ditelingaku
Dan aku tahu ada yg salah dengan hatiku

Seperti saat ini...
Aku mencoba untuk menahan perasaanku setiap kali melihatmu
Ku pikir semuanya akan baik-baik saja
Ternyata tidak..
Aku sakit...dan aku terluka
Hatiku seakan ingin meledak
Dan air mataku seakan ingin tumpah
Apa yg harus kulakukan sekarang?
Bisakah kau memberitahuku?

Terjebak dalam situasi  seperti ini
Benar-benar membuatku frustasi
Aku menunggu sampai kau bicara
Namun akhirnya aku menyadari bahwa itu hanyalah sebuah harapan kosong
Jika aku mengatakannya sekarang
seseorang akan terluka
Namun jika tidak....
Maka hatiku yg terluka

Entah itu benar atau tidak
Kau seolah memberiku harapan...
Atau mungkin aku hanya salah mengartikan setiap tingkah lakumu
Jika kau memiliki perasaan yg sama
Katakan dengan benar
Namun jika tidak..
Katakan dengan jelas

By. Kiriha Sakiyurai

Kamis, 26 Juni 2014

Inilah Aku

ketika aku terbangun
aku sadar bahwa aku bukanlah apa-apa
aku merasa sedang bercermin
satu sisi adalah kenyataan
dan disisi lain adalah bayangan

ketika aku terduduk
tapi tak mampu
aku merasa kehilangan alas
alas yang sangat berarti 

ketika aku berdiri 
namun seperti batang yang tidak kokoh
aku merasa daunku berguguran
dihembus oleh semilir angin

cermin adalah bayangan
diriku yang sebenarnya
alas adalah sesuatu yang berarti
tanpanya aku bukanlah aku
daun berguguran adalah kelemahan
diriku harus kuat dan semangat

semilir angin tidak akan membuat aku goyah
walaupun daun itu berguguran
aku akan menumbuhkannya kembali
ketika musim semi datang menghampiri


Ketika aku bangun
Aku tersadar bahwa aku bukan apa-apa
Aku merasa sedang cermin
Yang satu sisi adalah kenyataan
Dan sisi lain adalah bayangan

Ketika aku duduk tapi tak mampu
Aku seperti kehilangan alas
Alas yang sangat berarti
Tanpanya aku sendiri tidak bisa berdiri

Ketika aku dapat berdiri namun tidak tegap
Aku merasakan hidup ini selalu kekurangan
Aku selalu merasa tidak pernah puas
Apa yang kulakukan harus lebih, lebih, dan lebih lagi

Sungguh egois
Semua orang juga merasakannya
Setelah mereka dapat apa yang diinginkan
Mereka juga ingin mendapatkan yang lebih

Cermin adalah bayangan siapa dirimu sebenarnya
B

Sabtu, 14 Juni 2014

kebingungan mengusik pikiran
adanya putih dan hitam
keraguan muncul dibenakku
bisa atau tidak

"BISA" itulah seharusnya
berlari kencang menuju kata "BISA"
jangan mudah menyerah adalah pengikutnya
memiliki kata kunci "BISA"


Jumat, 09 Mei 2014

Gelisah

Cuaca yang cerah hari ini
Matahari menyingsingkan cahayanya
Dan menyinari kota ini
Udara hangat terpancar ke seluruh kota ini

Akan tetapi
Ada segumpal awan yang kelam
Itu adalah jiwa seorang gadis
Gadis yang berjiwa mendung

Gadis itu merasakan sesuatu
Yaitu sesuatu yang tak biasa
Di dalam hatinya sedikit rasa gelisah
Sehingga ia ingin berteriak
Namun tak mampu

Ingin mengungkapkan sesuatu
Tetapi tak tau itu apa
Ingin menangis
Tetapi tak mampu mengeluarkan air mata

Memang sangat aneh
Tapi itulah yang dirasakan oleh gadis itu
Dia hanya berdiam diri
Menyendiri

Sebenarnya apa yang diinginkannya..?
Kenapa begini rasanya..?
Bukankah sangat aneh..?
Apa tak terasa perih...?

Aku tak tau jawabannya
Aku kesal
Ingin rasanya menjerit
Tak tau harus tertawa atau menangis
Ini gila






Sabtu, 12 April 2014

BlueRed Egoist

Terkesima melihat gerak-geriknya
Hanya sebuah tatapan kosong
Membuatnya begitu berkharisma
Segumpal cahaya menemaninya
Siapa sosok itu?

Tak berani menyapanya
Karena tatapannya yang kosong
Sebuah misteri besar ada padanya
Dan dingin membeku seperti es

Saat melihatnya
Besar rasa ingin tau
Sangat ingin tau

Seorang pemuda yang acuh
Selalu pergi ke depan
Hanya mengikuti keinginannya
Tidak mau tau akan yang lain

Karena selalu melihatnya
Lama-lama membuatku muak dan bosan
Terpikir olehku
Kenapa ada pemuda yang seperti dia di dunia ini?

Lupakan
Tidak ada manfaatnya hanya dengan melihat
Tunjukkan api itu padanya
Kemudian nilai reaksinya
Apakah apimu bisa dibekukan olehnya?
Atau sebaliknya?

Minggu, 30 Maret 2014

Special Day untuk Putri Hijau

hari itu akan datang
hari ini  terlewati dengan perasaan yang sedikit gundah
hari esok ingin lebih baik
lusa lebih baik lagi

hari yang ditunggu
akan datang 6 hari lagi

putri hijau ada keinginan di hari itu
pangeran berkuda putih datang menjemput
putri hijau menghikutinya
pangeran itu membawanya

putri hijau tidak ingin lagi sendiri
kini pangeran di sampingnya
menemani sinar hidupnya
menjelajah ke seluruh hutan

putri hijau bermimpi untuk selalu seperti ini
putri hijau selalu merasa sendiri dalam hidupnya
tak punya teman
hanya sendirian di istana yang besar

setiap putri hijau hendak tidur
selalu berharap untuk hari esok
tapi tak ada yang berubah

mimpi hanyalah mimpi
putri hijau hanya bisa bermimpi
tak dapat merubah menjadi kenyataan

putri hijau selalu menunggu
sosok pangeran berkuda putih
untuk menjemputnya
menemaninya


Jumat, 21 Maret 2014

Tujuan dengan Harapan

melihat jauh yang bercahaya
satu yang datang menghampiri
mengarah kemari
memberi sedikit cahaya

kembali tanpa diminta
kedatangannya menjadi bersinar
lebih bersinar dari sebelumnya
terus memancarkan kemurniannya

saat semua cahaya ingin diambil
samar-samar hitam mengikuti
terus mendekat dan hinggap
cahaya yang disimpan sedikit lebih redup

gejolak sinar harapan 
selalu membara
bertahan dan melekat kuat
tidak tersentuh oleh butir yang kusam

titik hitam masih mendekat
batu sinar terus terpancar
mengalahkan butir-butir hitam
kembali meraih sinarnya

sekarang menuju ratu cahaya
mendapatkan medali cahaya
dan bersinar terang ke semua penjuru
tanpa meninggalkan titik hitam

Kamis, 20 Maret 2014

Kesendirian yang Sakit

penopang dedaunan
terdengar lemah dan rapuh
dalam bayang semak
tak terlihat kehangatan

gelap dan dingin
selalu sesak 
tak mampu menangkap cahaya
sangat jauh dari bahagia

tak satupun yang dengar
hanya menyimpan perih
mengumpulkan air mata
dan sayatan selalu hadir

hanya bisa diam
tak dapat melangkah
selalu tak dianggap
dan tak berguna

selalu merasa sakit
cahaya yang diraih
tak mampu melengkapi
sendirian tak berteman

akan semua selalu terjadi
tak tau harus bagaimana
semua yang dilakukan sia-sia
buta tak mampu melihat yang lain

terus mempunyai harapan
walau sulit di genggam
hati yang menyimpan banyak rasa
selalu memiliki harapan