Selasa, 15 Desember 2015

Kesedihan

Terjagaku dalam malam
Terbayang sesuatu
Terasa ada yang menggerogoti dada ini
Sesak
Lemas
Nafasku tak karuan
Kacau
Lalu berjalan menuju otak
Pusing
Menghambatku untuk berpikir
Apa ini?
Nyarisku terjatuh dalam kelam
Tak sanggup menopang diri
Hingga tersandar pada sebuah batang
Lalu terpaku menatap langit
Tak tampak bintang bersinar
Bahkan bulan enggan menatap
Dan akupun tertunduk
Sambil menggenggam kedua tanganku di atas dada
Tanpa sadar tetes air membasahi pipiku
Sebuah perasaan aneh menyelimuti
Tak kuasaku menanggung beban ini
Hanya mampu merangkai kata
Hingga menjadi cerita kesedihan

Senin, 02 November 2015

Rindu

By. HarNis (Harum Manis)

@petite
Rindu...
@suhanaa
Ketika ku mengingatnya
@chouchou
Terkadang hati tergores nyata
Bahkan luka terasa selalu ada
Mungkin masih cinta...

@belle
Rindu...
Bermain di bawah hujan
Berlari kecil
Tertawa tanpa peduli

@kichida
Rindu...
Ketika luka menyapa seperti hujan
Kecewa hadir sebagai teman
Rasa cinta masih nyata

@machiato
Rindu...
Tatkala hati merasa sepi
Terasa hadir sesosok bayangan
Menggenggam tangan itu
Disaat rasa dingin menyelimuti

@petite
Rindu...
Rasa yang selalu menusuk dinding hati
Betapa aku tidak menginginkannya
Tapi selalu hadir bagai angin sore ini

@suhanaa
Rindu...
Ketika mengingatnya
Aku merasa sedih
Ingin bertemu namun tak mampu
Datanglah malam ini, walau hanya dalam mimpiku

Minggu, 27 September 2015

KAMU

Aku hanya melihat fotomu di layar handphoneku
Yang ku lihat sebuah senyuman
Senyuman yang menyimpan kehangatan
Ku pandang terus menerus
Membuatku terpesona

Di foto itu kau memeluk sebuah gitar listrik
Pertanda bahwa kau seorang musisi
Terlihat jemarimu yang cantik
Menambah pesonamu dimataku

Tak lupa saat kau memainkannya untukku
Sungguh benar-benar untukku
Dan kemudian hari kau bernyanyi untukku
Diiringi musik piano kesukaanku
Melodi yang kau bawakan sungguh sangat mempesonaku

Semakin mengejar hari kau pun berkata padaku
kau akan menemuiku
kau berjanji padaku
Bahkan kau menuliskan sebait puisi untukiu
membuatku tersipu

Namun disisi lain
aku ragu akan ucapanmu
aku tak yakin pada pertemuan itu
karena kau sangat jauh bagiku
bahkan antar benua melewati samudera
ragu akan ketulusanmu

Dan aku tak mampu membalas
dan aku berulang kali melakukan hal yang sama
terus menerus melukai
dan hanya mampu ucapkan "maaf"
kemudian diiringi "terima kasih"

Senin, 15 Juni 2015

Awal Mimpinya

Awal dari kisah seorang gadis yang tak mengerti apa-apa
Memiliki hati yang murni dan suci
Tidak mengenal cinta ataupun benci
Namun suatu saat, gadis itu memiliki mimpi
Seorang gadis yang bermimpi akan cinta yang berakhir bahagia
Seperti rasa cinta yang tidak nyata, cinta yang berwujud fiksi
Seolah ini adalah benar-benar dunianya
Gadis itu bahkan bermimpi ingin menjadi seekor putri duyung
Di dunia ini, itu hanyalah sebuah khayalan yang tak masuk akal
Bahkan dalam legenda, putri duyung tersebut sendiri yang ingin menjadi manusia
Bukan sebaliknya..!!
Seorang gadis yang menyedihkan
Pikiran fiksi yang dicintainya akan membuatnya semakin buruk
Saat gadis itu berada di pantai, ia terus menerus melihat dirinya
Melihat akan ada perubahan pada kakinya
Sungguh mimpi yang amat bodoh
Pada suatu saat  gadis itu belajar memandang kehidupan
Lalu ia menyadari, bahwa mimpinya adalah sesuatu yang sangat bodoh
Ia meninggalkan mimpinya yang tak akan menjadi kenyataan
Dan mencari mimpinya yang nyata

Minggu, 31 Mei 2015

Hanya Aku

Sedihku terpancar dalam tangisku
Bahagiaku terpancar dalam wajahku
Ceritaku saat bersamamu
Hanya ada air mata tanpa senyuman

khawatirmu hanyalah bayanganku
Aku yang seolah tidak perduli akan hal itu
Semakin lama merasa semakin dalam luka yang kurasakan
Tanpa dirimu mengetahuiku betapa aku peduli

Bertepuk sebelah tangan
Sebuah kalimat yang pantas untukku
Hanya aku yang mencinta
Dan hanya aku yang sakit

Betapa bahagia jika kita terikat dengan erat
Namun itu semua hanya ada dalam benakku
Hatiku berkata bahwa ini tidaklah benar
Aku akan menyimpannya sendiri tanpa kau tahu
Sendiri....

Kamis, 21 Mei 2015

Mengertilah

Bagaimana jika cahaya itu gelap?
Bagaimana jika kegelapan itu terang?
Bagaimana jika siang itu gelap?
Dan bagaimana jika malam itu terang?

Tentu saja tidak mungkin
Kenapa kau buat itu menjadi terbalik?

Tentu saja kau juga salah
Kenapa kau tidak pikirkan kenapa hal itu bisa terjadi?

Tidak mungkin itu terjadi
Kau sudah gila

Ya, aku memang sudah gila 
Gila karena kau memikirkan semua hanya dengan sebelah mata
Yang dimaksud bukan seperti yang kau pikirkan
Kau tau,  itu semua bisa saja terjadi
Kau masih belum mengerti maksudku?
Kau harus benar-benar hidup
Agar kau dapat mengerti apa yang kumaksud

Sebenarnya, apa maksudmu?
Kau buat aku bingung seperti orang bodoh
Memangnya aku tidak hidup?
Hidup siapa yang kau maksud?

Kau masih bertanya?
Bukankah aku sudah mengatakannya 
Kau bertanya hidup siapa?
Ini bukan hidup siapa-siapa
Sebaiknya kau harus benar-benar berpikir

Kau membuatku pusing
Sekarang aku yang merasa sudah gila akan pernyataan bodohmu
Kau ingin aku bagaimana?
Apa aku harus terus bertanya padamu?

Jika itu yang kau lakukan kau hanya membuang usiamu
Sebaiknya kau lakukan saja hal yang lebih berguna daripada bertanya terus-menerus
Jika kau melakukan sesuatu dalam hidupmu
Aku hanya bisa bilang
Mungkin kau akan mendapatkan kejutan di masa depan
Dan akan menjawab semua pertanyaanmu

Aku masih belum mengerti apa yang kau maksud
Tapi, aku akan melakukan sesuatu dalam hidupku
Karena aku tak ingin hidup sia-sia
Bukankah begitu?

Tentu saja harus seperti itu
Bahkan aku yang tidak bisa apa-apa ingin merubah sesuatu dalam diriku
Aku ingin aku "bisa" dan tak terpaku pada satu tujuan
Jika aku ingin "bisa" tentu saja aku harus "bisa" bukan?

Ya, kau benar

@Machiato

Jumat, 02 Januari 2015

Kesepian

Aku hanyalah daun yg akan gugur di kemudian hari...
Aku tak dapat selalu menopang hidup pada dahan yg ada..
Sekuat apapun aku di dekatnya aku akan jatuh..
Jatuh ke bawah dan akan jauh darinya...

Seandainya aku adalah akar...
Aku akan dapat selalu bersama dahan walaupun jauh..
Walaupun aku di bawah tapi kita tetap bersatu..
Tidak seperti daun yg gugur dan jatuh lalu membusuk..
Bersatu dengan tanah...

Sebenarnya..
Bukan hanya aku yg merasa seperti ini...
Mereka juga...
Tak dapat menopang pada dahan itu selamanya...

Tapi....
Aku merasakan ini semua adalah kepedihan..
Aku merasa membawa beban yang berat..
Sehingga tak dapat menopang pada dahan untuk waktu lama..

Hanya memikirkan ini saja sudah membuang waktuku yg singkat..
Lebih lama... itu yg kuinginkan...
Memiliki masa yg lebih lama lagi..
Memang egois... Untuk sebuah daun yg tidak memiliki keistimewaan..
Terlalu banyak meminta yg tidak mungkin terkabul..

Aku yg selembar daun bahkan egois ini...
Sebaiknya tidak berada disini...
Sekarang.. aku meminta waktu yg singkat menjadi lebih singkat...

sebenarnya.. apa mauku.. ??
Sebesar itukah kesepianku..??
Seberat itukah bebanku...??
Bahkan aku sendiri pun tak tau apa yg kuinginkan..

Sekarang aku tau jawabannya...
Bukankah ini yg namanya..
"Jiwa yg kesepian"...?